Baca juga: BMKG Sebut Peningkatan Hujan Terjadi Saat Siang dan Sore Hari

"Itu kan hanya stimulan saja. Misalnya, kalau ada seorang politisi mau pasang di situ baliho, silahkan. Kita yang tetapkan lokasinya," jelasnya, Selasa (10/11/2020).

Kegunaan halte sendiri, lanjut dia, agar kendaraan Damri tidak berhenti di sembarang tempat. Hanya saja, belum berfungsinya halter tersebut dikarenakan belum adanya terminal.

"Terminal Puuwatu saja kan baru akan selesai di tahun 2021. Di situ kan ada juga halte," ujarnya.

Namun, ia mengakui di Kendari sendiri hanya ada enam buah halte yang dimiliki oleh Pemprov, selebihnya adalah kepunyaan Dishub Kota Kendari.