Baca Juga: AI jadi Mesin Uang Baru, Laba Microsoft Naik Dua Digit di Awal Tahun Fiskal 2026

Sebagai respons, Hamas menunda penyerahan jenazah sandera Israel yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam. Pihaknya menyebut tindakan Israel sebagai pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati kedua belah pihak.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi perkembangan situasi tersebut dengan menegaskan bahwa gencatan senjata tetap berlaku. Namun, ia juga menambahkan bahwa Israel “harus membalas” setelah salah satu tentaranya dilaporkan tewas.

Setelah pernyataan Trump, militer Israel mengatakan bahwa mereka telah “memulai kembali pemberlakuan gencatan senjata” usai serangkaian serangan udara yang menimbulkan korban besar di pihak Palestina.  

Kondisi di Gaza kini kembali tegang dengan kekhawatiran munculnya eskalasi baru, meski kedua pihak menyatakan masih berada dalam kerangka gencatan senjata. (Xinhua)