Selama 2 tahun Ode berjualan keliling, 10 tahun yang lalu ia mendapatkan tempat berjualan di depan kampus baru UHO. Dengan berbagai metode, Ode menjual sayur dengan harga sesuai isi kantong mahasiswa.

"Biasanya sayuran harusnya saya jual Rp 5 ribu satu ikat besar, saya bagi menjadi beberapa bagian dengan harga Rp 2 ribu satu ikat, sehingga mahasiswa senang membeli," kata Ode.

Ode mempunyai tiga orang anak. Anak pertama sekolah di SMA, kedua di SMP dan ketiga masih kecil, belum bersekolah.

Selama menjual sayur, Ode mulai menyimpan uang, merenovasi rumah hingga membeli beberapa bidang tanah dari hasil jualannya.

Kata Ode, dari hasil jual sayur itulah istri dan anak-anaknya dinafkahi. Ode berpesan bahwa menjalani sesuatu, walaupun orang lain menganggap remeh pekerjaan tersebut, namun dengan tekad dan semangat, pasti akan mencapai keberhasilan.