Pemkab sendiri, menurut Rusman, akan membeli semua hasil produksi itu. Kemudian, menyiapkan kemasan yang besar untuk selanjutnya dibagikan ke sarana publik, seperti Rumah Sakit (RS), pelabuhan, sekolah dan perkantoran. Pasalnya, saat ini kemasanya baru 100 ml.
"Anggaranya kita sudah siapkan. Kita sudah minta agar produksinya diperbanyak, Pemkab yang akan beli semua," ujarnya.
Sementara itu, La Ode Gana menerangkan, dalam 9 jam, 400 liter nira enau diolah akan menghasilkan 175 liter etanol dengan kadar 70 persen. Selanjutnya etanol oleh dosen STIP Wuna diolah kembali untuk dijadikan disinfektan.
"Setelah melalui pengolahan, hasil akhirnya hand senitizer," katanya.
Baca Juga : Polres Kolaka Sosialisasi Pencegahan COVID-19
