MEDAN, TELISIK.ID - Dodi Santoso, tahanan yang dititipkan keluarganya ke dalam kerangkeng khusus manusia milik mantan Bupati Langkat Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin-angin ini tewas, diduga disiksa saat hari pertama berada di dalam.

Bahkan, temponya hanya 8 jam dia berada di dalam kerangkeng itu. Pria itu mengumbuskan nafas terakhirnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan itu ketika dikonfirmasi awak media melalui selularnya, Minggu (17/4/2022).

“Iya benar, saat berada di dalam kerangkeng, Dodi Santoso diketahui langsung mendapatkan penyiksaan, dan hanya sekitar 8 jam atau satu hari berada di dalam kerangkeng, Dodi Santoso meninggal dunia,” kata Hadi Wahyudi.

Hadi mengakui berdasarkan informasi yang digali dari para saksi, Dodi Santoso sebelum meninggal, telah disiksa oleh anggota dari Terbit Rencana Perangin-angin.