Karena menjadi negara Kaya, semua warganya pun hidup dengan penuh kemewahan. Mulai dari pajak yang dibebaskan oleh negara, hingga banyaknya mobil-mobil mewah yang dimiliki warga Nauru.

Dilansir Jurnalsoreang, Pemerintah pun menanggung semua biaya kesehatan dan pendidikan warganya. Bahkan untuk berobat dan bersekolah keluar negeri pun dibiayai pemerintah.

Selain itu warga Nauru pun selalu makan makanan yang serba enak dan mewah.

Saking gemarnya makan, membuat sebagian besar warga Nauru gemuk. Bahkan kabarnya mencapi 95 persen warga Nauru mengalami Obesitas atau kelebihan berat badan.

Sayangnya, ekspor fosfat di negara Nauru tidak berlangsung lama. Pada akhir tahun 1970an, fosfat di Nauru dinyatakan telah habis.