"Kalau di atas jam 2 siang, mudah-mudahan peziarah ramai yang datang untuk berziarah ketempat keluarganya. Biasanya, bisa habis 40 bungkus, kalau Minggu bisa mencapai 80 bungkus," ungkapnya.
Selain menjual bunga, Misnawati seorang penjual air untuk peziarah dengan harga berfariasi, yakni Rp 2 ribu dan Rp 3 ribu.
Baca Juga: Jaksa Diminta Periksa Kadis Kominfo Medan Soal Dugaan Korupsi
"Tapi biasanya banyak peziarah datang membawa air, jadi untuk air ini, banyak peziarah yang hanya membeli kembang saja. Harapan kami agar peziarah datang dan membeli bunga. Agar keuntungan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kami di rumah," terangnya.
Terpisah, salah satu peziarah, Dedek mengaku datang berziarah untuk mendoakan kakak dan orang tuanya yang sudah meninggal dunia.
