Tingginya harga keekonomian Pertalite kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, Pertamax memiliki kualitas lebih tinggi dengan Research Octane Number (RON) 92, sedangkan Pertalite memiliki RON 90.
Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menjelaskan bahwa harga keekonomian tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan harga jual BBM di SPBU.
Menurutnya, Pertalite merupakan jenis BBM bersubsidi yang harga jualnya ditetapkan oleh pemerintah. Karena itu, selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat ditanggung oleh negara.
"Program subsidi BBM adalah kewenangan dan ditentukan oleh pemerintah. Subsidi diberikan pada Pertalite, dan Pertamina sebagai operator patuh kepada kebijakan pemerintah," ujar Roberth, seperti dikutip dari Kompas, Selasa (16/6/2026).
