KENDARI, TELISIK.ID - Meskipun Pemerintah Kota Kendari telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), namun harga beras di Kota Kendari masih tinggi dan belum menunjukkan adanya penurunan signifikan. Masyarakat pun mulai mengubah pola konsumsi sambil berharap ada koreksi harga yang nyata.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Mandonga, Fitri menyebutkan, beras kelas medium kini dijual sekitar Rp 14.000 per Kg atau setara Rp 680.000 per karung. Sementara sebelumnya ada di kisaran Rp 12.000 per Kg atau Rp 650.000 per karung. Harga beras premium bahkan menyentuh Rp 15.000 per Kg.

"Harga beras naik ini karena stok saat ini terbatas akibat gagal panen. Beberapa daerah juga memilih mengirim produksinya ke luar wilayah, yang mengakibatkan pasokan lokal menyusut," ujar Fitri, Minggu (31/8/2025).

Seorang penjual beras di Pasar Baruga, Adin mengatakan, harga beras melonjak siginifikan selama satu bulan terakhir. Kenaikan harga terjadi hampir dua kali dalam setiap bulan, sehingga mencapai angka yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Harga Beras Naik, Petani di Baubau Merasa Diuntungkan Meski Hasil Panen Menurun