Dengan mahalnya harga beras, ibu rumah tangga itu berharap, agar ada tindakan dari pihak pemerintah daerah setempat. Misalnya, Kabupaten Deli Serdang dan Pemprov Sumatera Utara.

"Kalau bisa harganya menjadi Rp 10 ribu per Kg, kan sangat baik," terangnya.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sumatera Utara, Khadijah El Ramija mengaku, mahalnya harga beras disebabkan kurangnya pasokan yang ada di daerah itu dan permintaan meningkat.

Baca Juga: Gapoktan Cluster Padi Binaan Bank Indonesia Sumatera Utara Tekan Inflasi

"Untuk itu, kami mendorong pemerintah daerah setempat agar dapat menghasilkan panen padi yang lebih baik dari biasanya," ucapnya.