"Tidak sampai satu juta, tapi mau diapa sudah begitu rezekinya, kita syukuri saja," ungkapnya.
Biasanya Syafei bisa memperoleh 500 hingga 700 kg sekali panen.
“Kalau di bagian Pajalele itu hasilnya kurang karena banyak hama tikus, cuaca yang tidak menentu, dan kekurangan air. Bahkan, kadang tidak panen sama sekali,” tuturnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, para petani tetap berharap agar pemerintah terus hadir dalam mendukung pertanian lokal, terutama saat harga beras sedang berada pada titik yang cukup menguntungkan. (A)
Penulis: Elfinasari
