"Saya ambil dari tangan kedua, bukan di petani. Jadi saya jualnya Rp 40 ribu - Rp 45 ribu, tergantung harga yang saya terima dari tangan kedua," jelasnya.

Baca Juga: Polda Sultra Bekali Wartawan Meliput Aman di Tengah Unjuk Rasa

Meski tidak melambung tinggi, harga cabai rawit turut dirasakan oleh seorang pembeli, Anindar yang merupakan mahasiswi yang menyukai makanan pedas. Ia mengaku bahwa setelah lebaran, harga cabai membuatnya harus hemat memakai cabai.

"Saya kan suka makan pedas, jadi dalam seminggu itu bisa sampai 3 kali ke pasar buat beli cabai. Sekarang harus hemat pakai cabai, biasa anak kos," ujarnya. (A)

Reporter: Putri Wulandari