"Saat ini, sekitar 50 kg per harinya. Sama-sama kita ketahui, faktor omset berkurang yaitu pandemi COVID-19. Semoga di tahun akan datang, pandemi ini tiada lagi," terangnya.

Elinda, pembeli daging sapi ini mengeluh dengan tingginya harga bahan pangan itu. Memang kebutuhan tidak rutin, namun jika harganya mahal, jadi pertimbangan juga.

Baca Juga: Sidak Sentra IKM Kelapa Terpadu, DPRD Bombana Temukan Kondisi Bangunan Terbengkalai

"Kayak mana lagi, kalau saat ini mahal, mau tidak mau harus dibeli juga. Kalau tidak dibeli, sudah menjadi kebutuhan memasuki bulan suci ramadan ini," ungkapnya.

Dia berharap, ke depannya. Pandemi COVID-19 segera berakhir, agar harga kebutuhan pangan bisa normal kembali.