"Temuan hari ini ada kenaikan sedikit (bahan kebutuhan pokok), tapi kami anggap itu masih tahap wajar karena adanya biaya transportasi dari tempat pengambilan barang masuk ke Kolaka Utara," terangnya.

Namun, Arif mengimbau para pedagang atau distributor sembako untuk tidak memanipulasi maupun berspekulasi menaikkan harga pasaran sehingga memicu lonjakan yang sangat tinggi.

"Untuk harga barang kebutuhan pokok yang naik jelang Idul Fitri tanpa pengendalian sehingga menimbulkan efek negatif terhadap masyarakat Kolaka Utara akan kami tindak," tegasnya.

Arif juga meminta masyarakat Kolaka Utara menyampaikan kepada instansi terkait atau Polres Kolaka Utara jika menemukan harga kebutuhan pokok penting yang harganya melampaui harga ecer tertinggi (HET).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdangangan (Disdag) Kolaka Utara, Ahdan Alwi, menyatakan pihaknya bersama TPID Kolaka Utara akan terus memantau harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri.