Petani jagung lainnya, Umi, yang sudah melakukan penimbangan jagung, juga merasa bersyukur dengan harga jagung yang kembali stabil.

"Saya kilo kemari sudah Rp 5.000 lagi harganya, alhamdulillah. Pas juga momen lebaran, saya kilo 1,5 ton dapat 5 juta," ungkapnya.

Para petani di Desa Lapodidi berharap harga jagung tetap stabil dan pemerintah terus memberikan perhatian terhadap kendala yang mereka hadapi, sehingga mereka dapat kembali menanam jagung dengan optimisme yang lebih tinggi. (B)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim