Pesanan itu nantinya akan disalurkan pada 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Total jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan laptop pada tahun ajaran 2021, batas pengiriman paling lambat bulan Desember tahun ini.

Tetapi dalam konferensi pers tanggal 26 Juli, Timothy mengaku belum ada gambaran soal spesifikasi laptop Merah Putih dari pemerintah itu. Menurutnya, harus dibutuhkan laptop dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Spesifikasi program yang digarap pemerintah tersebut ternyata diketahui dan mendapat tanggapan dari warganet. Sebab bila dihitung secara kasar harga laptop mencapai Rp 10 juta per unit.

“Benar-benar emosi memuncak melihat 'laptop Merah Putih' seharga Rp 10 juta yang akan dibeli pemerintah, ternyata hanya spesifikasi Chrome Book,” tulis akun @rasjawa, sambil menyertakan foto tentang spesifikasi laptop dilihat dalam twitternya, Jumat (30/7/2021).

“Bahkan sebuah Chrome Book baru harganya enggak sampai Rp 5 juta. Gede amat selisih harganya!!," sambungnya. (B)