Kejadian ini, menurut Atira, sudah berlangsung lama, namun sampai hari belum ada tindakan atau monitoring dari pihak Pertamina atau dari Dinas Perdagangan.
Warga berharap kelangkaan LPG bisa diatasi sesegera mungkin, termasuk menyisir indikasi adanya penimbunan oleh oknum di masyarakat.
Sesuai pantauan Telisik.id di wilayah Mandonga, Wua-wua dan Baruga, tak satupun pangkalan LPG 3 kg yang masih menjual, rata-rata mengatakan sudah habis.
"Sudah habis Pak, lusa lagi Pak, tapi kalau beli disini harus bawa KTP sama KK," kata salah satu pemilik pangkalan di Wilayah Lampu Merah Alolama, Mandonga.
Reporter: Siswanto Azis
