“Karena harganya mahal, kami juga untungnya paling ngga sampai dua ribuan, apalagi pembeli juga ikut menurun dari biasanya,” ungkapnya.
Baca Juga: Kelangkaan Kedelai di Indonesia Tak Pengaruhi Harga Tahu Tempe di Kota Kendari
Salah seorang pembeli, Sartina mengatakan, karena harga minyak goreng yang tidak stabil, iapun harus beralih memasak masakan tanpa minyak atau mengurangi penggunaan minyak goreng.
“Di rumah saya sudah jarang memasak yang pakai minyak, padahal anak-anak paling suka makan masakan yang digoreng atau ditumis,” katanya pada Telisik.id. (A)
Reporter: Nurdian Pratiwi
