JAKARTA, TELISIK.ID - Mewabahnya COVID-19 saat ini dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk memperkaya diri mereka. Hal itu terlihat dengan melambungnya harga masker di pasar.
Masker yang sebelumnya di jual dengan harga Rp 15.000 kini melambung jauh hingga ratusan ribu per box. Kenaikan harga masker ini pun sudah berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak bulan Maret 2020, pasca diketahui dua WNA positif terinfeksi COVID-19.
Baca juga: Soal Kursi Ketua DPD Gerindra Sultra, Pengamat: DPP Harus Bijak
Bahkan, kenaikan harga masker ini sudah direspon cepat oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, tetapi hal itu tidak diindahkan oleh para penjual dan penimbun masker. Menanggapi kondisi ini, Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo mendorong Pemda setempat untuk bekerja sama dengan aparat Kepolisian untuk melakukan sidak ke sejumlah toko alat kesehatan maupun apotek.
"Pemda dan Polisi harus mengambil langkah tegas, apabila terdapat penjual yang menyalahi aturan, sebagai upaya pemerintah dalam menstabilkan harga APD di pasaran," kata Bambang Soesatyo kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).
