"Terkait dengan perkembangan harga komoditas Minyakita, memang ada sedikit kenaikan dalam Minggu ini, yaitu sebesar Rp 15.982 per liter," ujar Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Nawandaru Dwi Putra.

"Dalam forum ini kami informasikan bahwa sebenarnya tidak ada kelangkaan. Untuk ketersediaan minyak goreng secara umum ini melimpah dan sangat aman," katanya menegaskan terkait kondisi pasokan di lapangan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pasokan minyak goreng saat ini masih didukung oleh berbagai jenis produk yang tersedia di pasar. Distribusi dinilai berjalan normal, baik di pasar rakyat maupun ritel modern, sehingga tidak ditemukan gangguan signifikan dalam rantai pasok.

Namun demikian, tekanan harga tetap terjadi akibat meningkatnya biaya produksi. Salah satu faktor yang diidentifikasi adalah kenaikan harga plastik yang digunakan sebagai bahan kemasan. Kondisi ini berdampak langsung terhadap harga minyak goreng kemasan di tingkat konsumen.

Baca Juga: Gejolak Harga Minyak Dunia, Purbaya Mau Pangkas Besar-besaran APBN 2026