Dampak kenaikan biaya kemasan juga mulai terlihat pada komoditas lain, seperti gula pasir. Secara nasional, harga gula tercatat naik sekitar 1,31 persen dengan rata-rata mencapai Rp 18.731 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan adanya efek lanjutan dari tekanan biaya produksi.

"Terkait dengan gula pasir tersebut kami mengidentifikasikan salah satu pendorongnya ini dari kenaikan harga plastik karena plastik digunakan sebagai packaging atau kemasan di gula pasir," jelas Ateng Hartono.

Jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga gula meningkat dari 153 menjadi 171 kabupaten atau kota. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan biaya produksi, khususnya dari sektor kemasan, mulai berdampak luas terhadap berbagai kebutuhan pokok di Indonesia. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin