Selain itu, Saudi Aramco juga menaikkan Official Selling Price (OSP) untuk ekspor minyak ke Asia, yang menjadi sinyal penguatan permintaan regional. Kuatnya marjin kilang di kawasan Asia turut memperkuat alasan kenaikan OSP tersebut.
Secara global, harga rata-rata berbagai jenis minyak mentah utama juga mengalami peningkatan signifikan. Dated Brent naik sebesar US$ 7,24 per barel dari US$ 64,22 menjadi US$ 71,46 per barel. Sementara WTI (Nymex) mencatat kenaikan US$ 6,39 per barel, dari US$ 60,94 menjadi US$ 67,33 per barel.
Harga Brent (ICE) meningkat sebesar US$ 5,79 per barel dari US$ 64,01 menjadi US$ 69,80 per barel. Di sisi lain, Basket OPEC juga menunjukkan penguatan sebesar US$ 6,18 per barel, naik dari US$ 63,62 menjadi US$ 69,80 per barel.
Untuk Indonesia, rata-rata ICP bulan Juni naik sebesar US$ 6,58 per barel dari US$ 62,75 menjadi US$ 69,33 per barel. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
