"Nanti pada bulan ini (panen Maret), kita punya prognosa sebanyak 18.000 ton dan pada panen April 42.000 ton, InsyaAllah aman terjaga," bebernya.

Ia menyoroti harga beras di pasaran tinggi karena kenaikan harga gabah. Harga gabah saat ini di tingkat petani pada pekan lalu sebesar Rp 6.500 per kilogram, gabah kering giling di tingkat penggilingan sebesar Rp 8.000 per kilo.

"Persentasenya akan meningkat dari gabah menjadi beras sebesar 40-60 persen, jadi harga beras di pasaran akan naik sekitar Rp 14.000-an. padahal beras di Bulog juga sudah ada beras impor sebanyak ribuan ton yang berasal dari Thailand untuk memenuhi kebutuhan beras di Sulawesi Tenggara," tambahnya.

Salah satu antisipasi yang dilakukan adalah memberikan cadangan beras pemerintah yang telah dilaunching oleh Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto.

Selain itu, Disketapang Sulawesi Tenggara juga telah menambah kios-kios pangan penyaluran beras merk SPHP.