SURABAYA, TELISIK.ID - Rencana Kemenkes untuk mendatangkan antidotum (Fomepizole) dari luar negeri sebagai obat penawar dari Ganggua Ginjal Akut pada Anak (GGAPA) disorot.
Pasalnya, hal itu dianggap bisa menghamburkan APBN setelah sebelumnya digunakan untuk penanganan COVID-19.
"Saat COVID-19 anggaran digunakan untuk membeli obat-obat impor. Sekarang ini juga rencana membeli obat impor lagi yang akhirnya menyedot anggaran APBN Indonesia," jelas anggota DPRD Jawa Timur, dr Benyamin Kristianto saat dikonfirmasi, Minggu (23/10/2022)
Idealnya, sambung Benyamin pemerintah melibatkan anak bangsa atau dari dalam negeri untuk menciptakan obat-obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut.
Baca Juga: Dokter Temukan Ini dalam Kasus Ginjal Akut Misterius, Mengerikan
