“Kondisi semakin parah. Harga-harga terus naik. Sebagai warga, kami mohon kepada menteri perdagangan itu katanya mau turun tangani harga-harga bahan pokok, melihat kenaikan telur ini. Kasihan kami masyarakat kecil,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah segera mengatasi harga telur yang naik di pasaran supaya bisa kembali normal dan pasokan telur ke pasar tetap aman.

"Kita sebagai pembeli telur ayam, apalagi dipakai untuk jualan kembali ke warung-warung dapat untung berapa. Kita jual Rp 2.500, pembeli sudah mengeluh. Saya berharap pada pemerintah agar harga kebutuhan pokok seperti telur ayam ini segera stabil seperti semula jangan sampai seperti minyak goreng kemarin," tutupnya. (A)

Penulis: La Ode Muh Martoton

Editor: Haerani Hambali