KENDARI, TELISIK.ID - Kenaikan harga telur ayam yang terjadi belakangan ini mulai dirasakan bukan hanya kepada pelanggan, tetapi juga para pedagang di Kota Kendari.

Salah satu pedagang yang ditemui di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Erniyanti (30), mengaku telah berjualan telur selama kurang lebih 7 tahun.

Menurut Erniyanti, naik turunnya harga telur sangat bergantung pada harga dari pihak distributor atau peternak.

"Kalau harga dari distributor naik, kami juga terpaksa menaikkan harga. Itu tergantung dari pihak sana juga, kadang karena harga pakan naik atau faktor lainnya," ujarnya saat ditemui, Kamis (17/7/2025).

Kendati demikian, Erniyanti mengatakan belum pernah mengalami kendala soal ketersediaan stok telur. "Tidak, untuk stok sejauh ini aman," tambahnya.