KENDARI, TELISIK.ID – Masyarakat miskin kembali “tercekik” dengan melonjaknya harga eceran gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kota Kendari.

Harga gas bersubsidi yang diperuntukan untuk masyarakat miskin itu dijual ecer di warung-warung jauh dari Harga Enceran Tertinggi (HET) pangkalan resmi. Harga gas melon itu menembus Rp 40 Ribu per tabungnya.

Diketahui, HET yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sultra Nomor 5 Tahun 2014 Perubahan atas Pergub Sultra Nomor 38 tentang Penetapan HET Gas LPG 3 kilogram untuk Keperluan Rumah Tangga dan Usaha Mikro, yakni seharga Rp 17.900

Seorang Warga Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia, Dasia (48) mengaku, "tercekik" disituasi pandemi COVID-19 dan kemerosotan ekonomi dalam segi pendapatan.

"Kaget Pak harganya naik lagi," terangnya, Selasa (4/8/2020).