Kata dia, keberadaan BSI untuk asuransi umum syariah dan asuransi jiwa syariah akan sangat positif. Begitupun bagi asuransi kerugian maupun penjaminan syariah. Lantaran BSI memiliki jaringan 1.200 kantor, 20.000 pegawai dan 15 juta nasabah, serta permodalan yang kuat untuk mengawal pertumbuhan bisnisnya.
“Kekuatan pendanaan serta jumlah nasabah juga akan mendukung kebutuhan pengembangan bisnis multifinance syariah dan menyediakan transaction banking services bagi bisnis P2P lending syariah,” paparnya.
Adapun kode saham bank hasil merger BSI ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah BRIS. (C)
Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Haerani Hambali
