“Hasil pengamatan yang dilakukan tim tujuh, terjadi pergantian bulan pada tanggal 19 Juli tepat jam satu siang. Jadi terhitung 1 Dzulhijjah pada 20 Juli. Sehingga pada 30 Juli 2020 sudah masuk 10 Dzulhijjah,” tambahnya.

Keputusan jamaah An-Nadzir ini, kata Ustas M Samiruddin Pademmui, juga dikuatkan melalui pengamatan terhadap sempurnanya purnama. Ia menjelaskan, pemantauan bulan tahap pertama dilihat pada purnama bulan.

Menurutnya, berdasarkan pengamatan pihaknya, purnama itu terjadi pada malam 14, 15, 16.

”Di situ kita menemukannya. Semua tanda-tandanya ada,” ungkap dia.

Tahap terakhir, katanya, jamaah atau tim tujuh melakukan pengamatan terhadap tanda-tanda atau fenomena alam, seperti angin, kilat dan pasang air.