"Kita berharap hingga akhir pemeriksaan tidak ada yang ditemukan reaktif, sampai kasus positif COVID-19 di Sultra benar-benar nol kasus," kata dr. Ridwan.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara telah melakukan rapid test kepada warga di Laboratorium Kesehatan Daerah Sulawesi Tenggara sejak 30 Mei 2020.
Rapid test massal secara gratis ini telah diikuti sebanyak 2.500 warga dan hasilnya semua non reaktif.
"Jadi kita akan terus melakukan penjaringan awal untuk semua masyarakat. Kita tidak akan berhenti sampai penularan di Sultra benar-benar tidak terjadi lagi," tutupnya.
Reporter: Siswanto Azis
