Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka H. Muhammad Kadir Azis, pimpinan pondok pesantren, jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, dan para santri.
Dalam kegiatan tersebut, Amri yang juga menjabat Ketua MUI Kolaka membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.
Amanat itu menekankan pentingnya Hari Santri sebagai momentum memperkuat semangat perjuangan, pengabdian, dan kontribusi santri dalam pembangunan bangsa.
Santri dinilai memiliki peran penting dalam mempersiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, mereka diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama dan menjaga tradisi pesantren, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi.
Selain penguasaan ilmu, santri diharapkan memiliki akhlak mulia, kemandirian, dan integritas. Kemampuan tersebut diperlukan agar lulusan pesantren dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar pendidikan mereka.
