5. Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko stroke, karena rokok dapat merusak jantung dan pembuluh darah. Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, karbon monoksida dari asap rokok mengurangi oksigen yang dibawa oleh darah dan asap rokok yang membuat darah menjadi kental hingga menggumpal. Hal ini juga bisa terjadi pada perokok pasif (orang yang menghirup asap rokok orang lain).

Perokok memiliki risiko dua kali lipat terkena stroke iskemik dan empat kali lipat terkena stroke hemoragik. Selain itu merokok juga dapat menyebabkan pembentukan aneurisma. (C)

Reporter: Danny Prabowo

Editor: Haerani Hambali