"Jadi memang berjuang lumayan keras pada saat itu. Toko ini buka pada awal bulan Februari (2020), karyawan juga sudah pada masuk bulan itu dan tiba-tiba Covid makin memanas, sampai pemerintah mengeluarkan aturan untuk WFH (work from home/bekerja dari rumah),” cerita Felita kepada telisik.id, Minggu (19/10/2025).

“Tapi barang-barang jualan sudah kita pesan dan datang pada saat itu, jadi terpaksa kita harus tetap buka untuk bisa bayar suppliernya kita juga," imbuh Felita.

Dibalik nama Harita yang dipakai sebagai nama toko, ada cerita perjuangan bersama orang tua Felita saat membangun usahanya.

"Usaha ini sebenarnya punya ayah saya dan merintis bersama-sama dari nol, tapi sekarang dipercayakan sama saya untuk mengelola toko ini. Harita sendiri singakatan dari tiga nama anaknya, yaitu Hardi, Ari, Felita," ungkapnya.

Felita tak menampik di Kota Kendari banyak kompetitor yang sama dengan usahanya, namun tidak menghalanginya untuk tetap mendirikan usaha. Ia sangat yakin bahwa kondisi ini sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia bisnis.