Saat ini Harjuna tinggal bersama rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas di asrama Sekolah Luar Biasa (SLB) Tat Twam Asi Kota Baubau.

Menurut Ketua Prodi BK, Wa Ode Husniah, S.Pd, M.Pd, selama perkuliahan, Harjuna tidak mendapat perlakuan spesial. Itu dikarenakan semua mahasiswa sama.

"Proses belajar mahasiswa luar biasa sama dengan mahasiswa pada umumnya, tidak ada yang spesial, tak terkecuali saat UTS dan UAS, tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen pun sama dengan yang lainnya. Biasanya mahasiswa  luar biasa minta tolong ke temannya untuk membantu mengetikkan tugasnya," jelas Wa Ode Husniah via WhatsApp, Jumat malam (27/11/2020).

Wa Ode Husniah berharap kepada Harjuna dan para wisudawan lain agar ilmu yang telah diperoleh selama kuliah dapat diimplementasikan ke sekolah atau ke masyarakat walaupun memiiki keterbatasan fisik.

Harjuna diwisuda pada hari Sabtu (28/11/2020), dalam rapat senat UM. Buton bersama 783 wisudawan lain dari 12 program studi yang ada di UM. Buton. (B)