Perjalanan profesional Harmawati berawal dari pendidikan farmasi. Berdasarkan wawancara telisik.id, ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada 1987, kemudian melanjutkan pendidikan profesi apoteker dan lulus pada 1988.

Pada Maret 1990, Harmawati memulai pengabdian sebagai aparatur sipil negara di Kantor Wilayah Kesehatan Sultra, yang kini menjadi bagian dari sejarah perkembangan kelembagaan Dinas Kesehatan. Perjalanan kariernya kemudian berlanjut hingga bertugas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.

Selama berkarier di BNNP Sultra, ia pernah meraih penghargaan sebagai penyuluh madya terbaik se-Sultra. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam edukasi kesehatan, khususnya penyuluhan mengenai bahaya narkoba.

Di lingkungan organisasi profesi, Harmawati pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah IAI Sultra selama tiga periode. Pada periode 2022-2026, ia juga tercatat sebagai Dewan Pakar PD IAI Sultra dan Wakil Ketua IX Pengurus Pusat IAI.

Riwayat tersebut menunjukan keterlibatannya dalam pengembangan profesi, mulai dari praktik kefarmasian, edukasi masyarakat, hingga kepemimpinan organisasi. Kini, perannya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Pusat menjadi kelanjutan dari pengabdian yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.