Baca Juga: Festival Teluk Pasarwajo, Bule Kagumi Kekayaan Budaya Buton
"Selama ini ketika jam kosong banyak kita temukan banyak siswa yang main-main tidak jelas, lebih baik kita beri kelas ekstra kurikuler hingga siswa bisa lebih produktif," tambahnya lagi.
Guru pelatih, Siti Hajija mengatakan, siswa dilatih sejak tahun 2021, tentunya sangat banyak hambatan yang dilalui. Terlebih, merajut membutuhkan kesebaran, ketelitian dan fokus yang tinggi dalam mengait-ngaitkan benang hingga menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Baca Juga: Tari Lawati dan Ponare Pukau Peserta Sail to Indonesia di Malam Festival Teluk Pasarwajo
"Ini kami latih sejak tahun 2021, awalnya siswa sangat kesulitan dalam merajut namun dengan pelatihan yang intens kini mereka sudah bisa membuat topi, tas dan gantungan kunci. Setelah jadi kami pasarkan dan hasilnya kami bagi juga ke siswa," bebernya.
