"Tiap sekolah harus dilakukan dan Alhamdulillah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara ini punya inisiatif mengajak teman-teman wakil kepala sekolah untuk memperkenalkan rancangan berbasis data karena ini penting," tambahnya.

Ia berharap para kepala sekolah dan wakilnya bisa menindaklanjuti kegiatan tersebut, mendiskusikan, menganalisi dan membuat program berdasarkan skala prioritas.

Baca Juga: DAK Capai Rp 15 Miliar, Dikbud Muna Barat Fokus Bangun Sekolah

"Endingnya mereka membuat rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) berbasis data dan itu menjadi sebuah dokumen. Setelah itu, dimasukkan dalam aplikasi yang disebut dengan istilah Arkas (aplikasi rencana kegiatan dan anggaran sekolah).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 7 Kolaka Timur, Jasman menuturkan program ini sangat baik dan lebih banyak implementasi dan mengarah ke siswa.