Kekecewaan juga terlihat dalam grup WhatsApp siswa, para orang tua sudah menginginkan agar proses belajar tatap muka segera dilakukan namun harus dibatalkan.
"Batal, batal sekolah," ungkap orang tua siswa.
"Sdh semangat mi ksian ana²mau sekolah mi.ternyata batal lg," ungkap orang tua lainnya.
"astaga sudah siap brangkat ini Ari andriansah," timpal orang tua.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SD Negeri 39 Kendari, Zainuddin mengakui, proses belajar mengajar tatap muka terbatas tertunda sementara waktu karena sejumlah alasan, salah satunya belum mendapatkan persetujuan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, termasuk Satgas Penanggulangan COVID-19.
