SOLO, TELISIK.ID - Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), merespons pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.
Dalam eksepsinya, Hasto menyebut adanya seseorang yang mengaku sebagai utusan pejabat tinggi negara yang memintanya mundur dari jabatannya. Ia juga mengklaim mendapatkan ancaman akan menjadi tersangka jika tetap memecat Jokowi dari keanggotaan PDIP.
Jokowi menanggapi pernyataan Hasto dengan mempertanyakan logika di balik tuduhan tersebut. Ia mengaku tidak melihat adanya keuntungan bagi dirinya terkait keputusan PDIP terhadapnya.
"La, wong, mengancam untuk tidak dipecat itu gunanya apa? Untungnya apa? Ruginya apa? Itu lho," kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (29/3/2025).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menegaskan bahwa pemecatan dirinya dari PDIP tidak menjadi persoalan besar. Ia mengaku menerima keputusan tersebut tanpa masalah.
