Anies hadir di acara Ijtima Ulama 2023 di Sentul bersama cawapresnya Cak Imin. Hadir juga di acara ini adalah Ketua Majelis Syuro Persaudaraan Alumni (PA) 212, Yusuf Martak. Yusuf dalam kesempatan ini menyinggung pasangan calon (paslon) yang terindikasi berkhianat.

Yusuf mengungkit Ijtima Ulama yang dilakukan empat kali jelang Pemilu 2019. Ijtima Ulama saat itu dipimpin oleh Habib Rizieq Shihab.  

“Saya mengingat pada peristiwa 2019, saat itu kita mengadakan Ijtima Ulama bahkan sampai empat kali. Suka duka telah kita lalui, segala perjuangan telah kita lakukan tanpa pamrih, tanpa memungut biaya, tanpa meminta apapun dari pasangan calon,” kenang Yusuf.

Kendati begitu, Yusuf enggan menyebut paslon presiden-wakil presiden yang dimaksudnya. Sekadar diketahui, pada Pilpres 2019 hanya diikuti oleh dua paslon, yakni Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

“Alhamdulillah kita bersyukur ke hadirat Allah SWT, Allah lebih cinta dan menyayangi kita, menyelamatkan kita dari pasangan calon yang memang sudah ada indikasi akan mengkhianati kita,” kata Yusuf.