KENDARI, TELISIK.ID - Rebahan sangat sering dilakukan kebanyakan orang. Menetap di suatu tempat selama berjam-jam mungkin merupakan posisi nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas.

Apalagi selama pandemi COVID-19, banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan hanya dari rumah saja. Kegiatan-kegiatan seperti sekolah yang metode pembelajaran diubah menjadi daring, dan beberapa pekerja yang kemudian melakukan work from home.

Namun tahukah kamu, walau sepele, namun gaya hidup yang biasa disebut dengan gaya hidup sedentari itu, dapat menimbulkan beberapa efek buruk bagi otak dan kesehatan.

Mengutip dari kompas.com, menurut American Addiction Center Resource, penelitian di Wayne State University School of Medicine yang diterbitkan dalam Journal of Comparative Neurology menggambarkan apa yang terjadi di otak ketika kita menghabiskan waktu secara aktif dan tidak aktif.

Yang perlu diketahui tentang otak kita adalah otak terdiri dari neuron, yang terkadang disebut sebagai sel saraf.