MUNA BARAT, TELISIK.ID - Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri berkomitmen menata dan memajukan daerahnya.
Sebagai buktinya, Direktur Perencanaan Keuagan Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) itu akan memulai membangun pusat perkantoran Bumi Praja Laworoku dan Mesjid Raya di Desa Lakalamba, Kecamatan Sawerigadi yang merupakan pusat Ibu kota Laworo tahun ini.
Selain anggaran pembangunan infrastruktur, jebolan STPDN 07 itu juga telah menyiapkan anggaran untuk ganti rugi lahan. Nilainya sebesar kurang lebih Rp 8 miliar.
"Per meternya kita kasih Rp 5 ribu," kata Bahri, Sabtu (2/7/2022).
Ganti rugi lahan itu, akan dialokasikan di Perubahan APBD 2022. Namun, Bahri akan hati-hati dalam proses pembayaran ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan. Ia terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas Kehutanan (Disuhut) Sulawesi Tenggara.
