Psikosomatik timbul akibat ketidakstabilan sistem saraf simpatis dan parasimpatis.
Baca juga: 10 Pasien Positif COVID-19 dan Lima PDP Beriringan Sembuh
Keadaan ini tercetus akibat stres yang tidak bisa dihadapi dengan baik oleh tubuh akibatnya timbul gejala seolah-olah sakit.
"Karena stresnya terhadap COVID-19 ini, maka gejala psikosomatik yang timbul bisa mirip seperti gejala COVID-19, misalnya lemas, tidak enak badan, batuk, nyeri dada, merasa demam bahkan merasa sesak nafas," tambah dr. Tety.
Untuk menghindari perasaan tidak panik berlebihan, masyarakat disarankan agar dapat menimbang informasi COVID-19 yang dapat terpercaya dan tidak dapat dipercaya (hoax) dengan melihat sumber informasi.
