Baca Juga: Terima Kasih Jurnalistik, Buku Itu Telah Tersaji
Pilpres 2019 lalu misalnya, diakui atau tidak meski tidak bisa dilegacykan secara tersurat, namun secara tersirat King Maker yang ‘membuka’ pintu bagi KH Makruf Amin adalah adalah Muhaimin Iskandar. Santer dan itu terkonfirmasi sang incumbent Joko Widodo telah meminang Prof Dr Mahfud MD menjadi cawapresnya.
Untuk diketahui Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini merepresentasikan tokoh Nahdliyin, memiliki akar historis dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sekaligus cendekiawan muslim terkemuka.
Dari anatomi di atas profile dan portofolio Prof Mahfud MD tidak ada yang perlu diragukan. Artinya ketika Joko Widodo meminang untuk menjadi pendampingnya akal sehat tinggal meneguhkan karena argumentasi referensial secara politik juga mendukung. Lantas mengapa Mahfud MD terpental bahkan sudah masuk pada saat injuri time?
Pilihan Beriko
