LIVERPOOL, TELISIK.ID - Arsenal memetik kemenangan 1-0 atas Liverpool pada pekan kesembilan Premier League di Stadion Anfield, Minggu, 1 November 2026. Gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-16 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit hingga peluit akhir. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Arsenal yang tidak pernah menang di Anfield sejak 2012. Hasil tersebut sekaligus mengembalikan Arsenal ke puncak klasemen sementara Premier League.

Gol Cepat Havertz

Gol kemenangan berawal dari kesalahan Liverpool saat membangun serangan dari tendangan gawang. Umpan Alisson Becker yang terburu-buru dipotong Martin Odegaard, sebelum bola dengan cepat dialirkan ke sisi kanan lapangan. Declan Rice melakukan overlap melewati Noni Madueke dan mengirimkan umpan silang mendatar ke depan gawang. Havertz yang berdiri bebas di tiang jauh menyambar bola menjadi gol tanpa bisa dicegah Alisson.

Gol tersebut juga mengukuhkan Havertz sebagai pencetak gol asal Jerman tersubur sepanjang sejarah Premier League. Arsenal sebenarnya sudah mengancam sejak awal melalui Christos Tzolis yang dua kali mengancam dari sisi kiri pada sepuluh menit pertama. Bruno Guimaraes sempat melepaskan tembakan yang melenceng tipis dari gawang Liverpool. Noni Madueke juga gagal memanfaatkan umpan silang Tzolis setelah tembakannya dimentahkan Alisson.

Liverpool yang tertinggal langsung meningkatkan tekanan dan mendominasi sebagian besar babak pertama. Florian Wirtz nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas yang membentur mistar gawang. Alexis Mac Allister kemudian menyundul umpan silang Milos Kerkez, tetapi bola melayang di atas mistar dalam posisi yang sangat menguntungkan. Sundulan Virgil van Dijk yang mengarah ke gawang juga masih bisa dimentahkan David Raya dengan penyelamatan di bawah mistar.

Liverpool Menekan, Arsenal Bertahan

Liverpool juga merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit pada babak pertama. Alexander Isak menjadi pusat satu klaim penalti setelah kostumnya ditarik Jurrien Timber saat berusaha menyundul bola di kotak penalti. Tayangan ulang menunjukkan tarikan tersebut, tetapi wasit dan VAR memutuskan tidak ada pelanggaran yang berujung penalti. Cody Gakpo juga terlibat dalam satu situasi perebutan bola di kotak penalti yang tidak berbuah penalti bagi tuan rumah.