Mereka mengklaim sudah menjalin komunikasi dengan panitia di Indonesia dan berharap keikutsertaan tim mereka diterima. Selain itu, federasi tersebut juga meminta agar keamanan seluruh delegasi terjamin selama berada di Tanah Air.

Namun, rencana tersebut menuai penolakan dari berbagai pihak. Wakil Komisi I DPR RI Sukamta menegaskan pemerintah harus tegas dan menunjukkan posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta berpihak pada kemanusiaan.

“Pemerintah harus menunjukkan sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, berpihak pada kemanusiaan, dan sesuai amanat konstitusi. Jangan sampai kita kebobolan lagi soal keikutsertaan Israel dalam ajang olahraga internasional,” ujar Sukamta dalam keterangannya.

Penolakan juga datang dari Gubernur Jakarta Pramono Anung. Ia meminta agar Persani mempertimbangkan kembali rencana menerima atlet Israel.

Baca Juga: Heboh Kekayaan Haji Isam Tembus Rp 101 Triliun Tak Masuk Forbes, Begini Penjelasannya