JAKARTA, TELISIK.ID - Wacana pembelajaran dari rumah mulai April 2026 mencuat seiring kebijakan efisiensi energi nasional yang tengah disiapkan pemerintah.

Pemerintah melalui Pratikno memastikan bahwa kebijakan penghematan energi yang direncanakan tidak akan mengganggu proses pembelajaran maupun layanan publik. Hal ini disampaikan dalam penjelasan terkait wacana penerapan Pembelajaran Jarak Jauh yang mulai ramai dibicarakan menjelang April 2026.

Dalam keterangannya, Pratikno menekankan bahwa langkah efisiensi energi harus dirancang secara matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Ia merujuk pada pengalaman sebelumnya saat pandemi COVID-19 sebagai bahan evaluasi dalam menyusun kebijakan yang tidak menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Dapur Pria Viral Joget Pamer Untung MBG Rp 6 Juta Sehari Dihentikan BGN, Disebut Punya 7 Titik SPPG

"Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data konsumsi energi serta tingkat mobilitas di masing-masing sektor, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat," ujar Pratikno, seperti dikutip dari Detik, Rabu (25/3/2026).