Penampakan bulan diperkirakan terlihat terang dengan bentuk yang tampak penuh sejak Matahari mulai tenggelam hingga tengah malam.
Pada momen kemunculannya, Cold Moon tidak hanya menampilkan bulan yang lebih jelas, tetapi juga menghadirkan formasi langit yang menarik. Bulan akan terlihat membentuk pola segitiga bersama gugus bintang Pleiades dan bintang Aldebaran yang berada di konstelasi Taurus.
Di sisi lain, Jupiter juga tampak berada cukup dekat dari sudut pandang visual, sementara rasi Orion yang dikenal sebagai rasi bintang musim dingin akan muncul di area langit yang sama, menambah keragaman elemen yang bisa diamati.
Untuk menyaksikan Cold Moon dengan maksimal, Forbes merekomendasikan pemilihan lokasi yang lapang dan minim polusi cahaya. Area terbuka seperti bukit, pantai dengan pandangan ke arah timur, atau lapangan luas dapat memberikan kondisi terbaik.
Tanpa alat bantu pun, purnama ini tetap bisa dinikmati karena cahayanya cukup kuat, meski penggunaan teleskop atau binocular dapat memperjelas detail permukaan bulan.
