Baca Juga: Erdogan Terpilih jadi Presiden Turki 3 Periode, Dunia Ramai-Ramai Ucapkan Ini
Tindakan keras terhadap Imamoglu dianggap sebagai puncak dari tekanan hukum yang berlangsung selama berbulan-bulan terhadap oposisi. Banyak pihak menilai bahwa langkah ini bertujuan untuk merusak peluang oposisi dalam pemilu dan membatasi kebebasan berekspresi di Turki.
Presiden Erdogan memberikan pernyataan bahwa penahanan Imamoglu tidak ada kaitannya dengan oposisi politik. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menegakkan hukum dan tidak bermaksud menghambat proses demokrasi.
Sementara itu, Ozgur Ozel, ketua oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP), menyatakan bahwa Erdogan takut menghadapi Imamoglu dalam pemilu. Ia menganggap bahwa penahanan ini merupakan strategi politik untuk melemahkan oposisi.
"Kami yakin Imamoglu akan menang. Jika pencalonannya diblokir, kami yakin ini akan berubah menjadi dukungan yang jauh lebih besar," ujar Ozel, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (22/3/2025), dalam wawancara pertamanya dengan media asing sejak penahanan tersebut.
