"Setiap orang yang diberhentikan secara personal terlibat dalam aktivitas yang disruptif di dalam kantor kami," ujar juru bicara Google dalam pernyataan resminya.
"Investigasi kami terkait peristiwa ini kini sudah rampung," lanjut juru bicara tersebut.
Sebelumnya, kelompok karyawan Google telah menggelar aksi demonstrasi selama delapan jam di kantor Google yang berlokasi di Sunnyvale dan New York City. Demo ini bertujuan untuk memprotes keputusan Google yang bermitra dengan pemerintah Israel di tengah meningkatnya konflik di Gaza.
Baca Juga: Pegawai Google Tak Dibayar Setahun, Hilang Pamor Sebagai Raja Mesin Pencari dan Diganti Ini
Para demonstran khawatir bahwa teknologi canggih yang dikembangkan oleh Google dapat dimanfaatkan oleh militer Israel untuk melancarkan operasi serangan ke wilayah Gaza.
